Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Cerpen

D

Beberapa tahun yang lalu, kita telah bersepakat untuk tetap bersama mengarungi derasnya arus kehidupan ini. Kau tentu ingat, saat itu kita tengah berada disebuah angkutan umum dalam perjalanan menuju sekolah. Matahari baru saja merangkak naik, dan hangat sinarnya   menelusup dicelah kaca angkutan tua langganan kita. Diakhir perbincangan singkat itu kita sama-sama berikrar untuk tak saling melepaskan genggaman tangan, terkecuali bila tangan Tuhan sendiri yang berkehendak memisahkan. Tahun berganti. Aku yang tinggal jauh diluar kota tak lagi memiliki banyak kesempatan untuk sering bertemu denganmu. Pun kamu, yang sibuk dengan segudang kegiatan di kampusmu. Telepon dan SMS pun yang semula sering perlahan menjadi kering. Tak lagi seperti dulu, kini yang terbaca di layar ponselku hanya sapaan dari seorang yang dulu ku temui begitu sering, kini terasa begitu asing. Tanpa ku sadari, waktu telah menggenapkan diri ditahun keenam sejak kita lulus SMA. Itu artinya, sudah begitu p...

Sak Karepku dewe -_-

Dikisahkan oleh seorang sahabat yang enggan disebutkan namanya. Sebut saja Ngatiri (nama disamarkan). Cerita ini terinspirasi dari secuil kisah cintanya di masa lalu dengan seorang  yang juga nggak boleh disebutkan namanya. Maaf ya pembaca yang budiman, temanku ini emang sok misterius. Tapi sebenarnya orangnya menyebalkan kok, jadi nggak ada hubungannya samasekali sama cerita dibawah ini. Judulnya ini enaknya apa ya? Jujur saja, menentukan judul dari sebuah cerpen yang disadur dari kisah nyata ternyata susah-susah gampang. Takutnya si Ngatiri nggak berkenan dengan judul yang aku cantumkan. Tapi saat ditanyai pendapatnya soal judul yang sesuai untuk cerpen ini, dia berkata "Kasih judul sak karepku dewe aja..wkwkwkwk"  hhhh...baiklah Ngatiri. sak karepmu ae wess.. iki loh cerpenmuu sing tak tulis ulang. Lek kamu keberatan sama beberapa part, atau semua, ndang komen.en!! -_- *nb: endinge iku do'a cek kamu ndang rabi karo mbak memey. ngahahhahaaamiinn :v Binar matan...

Cerita Pada Sepotong Senja

serpih senja yang tercecer itu berkisah tentang dia yang selalu menjadi matahariku..... Tak banyak yang dapat ku katakan ketika ayah memalingkan wajahnya dan kemudian pergi menjauh dari tempatku berdiri. Ku pandangi punggungnya dengan teliti. Ada lipatan kecil pada kerah kemeja lusuh yang ia kenakan. Dan pada ujung celananya, ada noda lumpur yang enggan dibersihkan walau telah di cuci berkali-kali. Begitulah ayah, selalu kurang hati-hati memeriksa pakaiannya saat hendak beranjak pergi. Biasanya dengan sigap ku rapikan kemejanya, kemudian ku cium tangannya sebelum benar-benar melepasnya pergi. Ayah adalah seorang yang tak banyak bicara. Sore hari sepulang dari bekerja, ayah tak segera menghampiriku. Pertama-tama ia letakkan semua perkakas yang selalu dibawanya bekerja dengan rapi, kemudian segera Ia membasuh kedua kaki dan tangannya dibawah kucuran air yang mengalir dari kendi yang sengaja ia letakkan persis disisi pagar rumah kami. Setelah itu, barulah ia mau ku salami. Ayah...

Anak Layang - Layang

Anak Layang-Layang Terik panas yang menjerit diatas ubun-ubun memaksaku untuk rehat sejenak dibawah pohon mangga yang belum nampak buahnya. Gerombol daun-daunnya memberi kesejukan tersendiri diantara gersangnya ladang persawahan yang baru saja habis dipanen padinya. Beberapa daun yang setengah kuning, terpaksa harus merelakan diri untuk gugur dihempas angin, dan beberapa lainnya yang masih hijau belia hanya mampu menunggu waktu yang menuakannya, merubah hijaunya menjadi kuning untuk kemudian berguguran seperti dedaunan lain yang telah gugur sebelumnya. Dibawah pohon mangga ini, kulihat jari tuhan bermain pada usia dedaunan yang dikehendaki-Nya untuk bertahan dan gugur pada waktunya. Di kejauhan, tampak olehku tiga orang bocah bertelanjang dada tengah asik menarik-ulur layangan yang berada jauh diatas ubun-ubun kecil mereka, merajai birunya angkasa raya. Kulit yang membungkus tubuh-tubuh kurus itu legam kecoklatan terbakar matahari. Rambutnya pun berwarna matahari. Tidak hitam, ...